Untuk menjadi juara Hasil MotoGP MotoGP Argentina 2025, butuh pembalap yang pintar menari Tango dengan motornya (17/3).
Karena setiap gerakan spontan yang dilakukan harus sempurna untuk membuat motor meliuk-liuk menaklukkan 14 tikungan sirkuit Termas de Rio Hondo.
Gerakan spontan yang sempurna, membuat motor berlari sesuai jalur balap yang tepat tanpa harus banyak membuat ban tersiksa.
Ban tidak tersiksa, tentu saja membuat daya tahannya menjadi lebih lama untuk dipacu dengan kecepatan lebih tinggi hingga putaran terakhir.
Ban Medium-Medium menjadi pilihan favorit para pembalap untuk melumat 25 lap Termas de Rio Hondo yang berkarakter low grip, karena permukaannya yang sedikit berdebu.
Apalagi, suhu udara hanya 26 derajat Celcius dan suhu aspal cukup bermain di 35 derajat Celcius, maka itu ban medium dan soft bisa jadi pilihan tepat.
Hal itu disaksikan 208.979 penonton yang datang selama pekan balap MotoGP Argentina 2025.
Lampu start padam, Marc Marquez (Ducati Lenovo) tak mau sia-sia usahanya start dari pole position, makanya langsung ngacir ke depan diikuti Sang Adi, Alex Marquez (BK8 Gresini Racing).
Pecco Bagnaia (Ducati Lenovo) dan Johann Zarco (Castrol honda LCR) juga bersaing untuk perebutan posisi 3 tanpa ingin kehilangan dua bersaudara itu.
Pertarungan Marquez Bersaudara
Lap ke-4, Alex berhasil ambil alih Marc dari posisi terdepan dengan bestlap yang lebih cepat ketimbang Sang kakak yang melebar di Tikungan 1.
Menjadi menarik, Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) dengan ban Medium (depan) dan belakang Soft justru mulai melesat ke depan.
Dirinya mengambil alih posisi ketiga dari Pecco Bagnaia yang aplikasi ban Medium-Medium.
Setiap tarian yang dilakukan murid Valentino Rossi itu terus mendekatkan dirinya dengan dua bersaudara di depannya.
Namun akan menjadi pertanyaan, sampai kapan ban yang lebih lunak itu sanggup dipakai menari Morbidelli bersama Ducati GP24 pacuannya.
Beralih ke Alex, setiap tarian yang dilakukannya terasa halus hingga membuatnya mampu terus memimpin jalannya lomba meski diikuti ketat kakaknya.
Hingga lap ke-11 pun, tariannya sempurna tanpa ada kesalahan sedikitpun yang dibuat pemilik nomor 73 itu.
Hal ini berbeda dengan Morbidelli yang nampaknya mulai kehilangan daya tahan bannya usai melaju hingga lap ke-13. Itu karena jaraknya dengan Marquez di posisi kedua mulai menjauh hingga 1,4 detik.
Apalagi, selain Tikungan 5 yang menyiksa ban depan, maka Tikungan 6 juga menyiksa ban belakang karena karakternya yang rolling speed ke kiri.
Marquez pun sempat sedikit kehilangan grip ban belakang di lap ke-15 di Tikungan 6, namun beruntung dirinya masih bisa menahan motor agar tidak jatuh.
Meski begitu, karakter Marquez yang agresif terus membuatnya ingin merebut posisi terdepan dari Alex hingga di lap 18 percobaan pun dilakukan di Tikungan 5.
Tapi sayang meski mampu mengerem lebih dekat tikungan, usaha itu tak membuatnya berhasil karena jalurnya melebar.
Baca Juga : Marc Marquez Kuasai Hasil Sprint Race MotoGP Argentina 2025, Pengulangan Seri Thailand
Ban Soft Vs Medium
Empat lap tersisa, Marquez terus menekan Sang Adik untuk ambil alih posisi terdepan dan hal itu berhasil dilakukannya di Tikungan 5 dengan pengereman keras.
Setelah itu, The Baby Alien pun langsung pergi meninggalkan Alex dengan jarak yang cukup jauh.
Terlihat, daya tahan ban Ducati GP24 Alex pun kini tak kuat lagi dipakai untuk berdansa Tango.
Hingga bendera finish berkibar, Marquez menjadi pembalap pertama menyentuh garis finish diikuti Alex di posisi 2 dan Morbidelli di posisi 3.
Sementara itu, Pecco Bagnaia harus puas di posisi keempat diikuti Fabio Di Giannantonio di posisi 5.
Menariknya, bagi Morbidelli pun podium ke-3 menjadi penutup puasa 1414 hari tanpa podium sejak terakhir kali di MotoGP Spanyol 2021.
Valentino Rossi pasti bangga dengan pencapaian murid dan juga tim miliknya di MotoGP Argentina 2025 ini.
Hasil MotoGP Argentina 2025 (17/3):