Ai Ogura telah didiskualifikasi dari Grand Prix Argentina di Termas de Rio Hondo. Sangat disayangkan karena pembalap pendatang baru Aprilia MotoGP ini finish ke-8 di Main Race, Minggu 16 Maret 2025. Akibatnya prestasi itu dicoret dari GP Argentina.
Lalu apa sebenaranya yang terjadi? Dalam pemeriksaan usai balapan, ditemukan bahwa Aprilia RS GP yang dipacu Ogura, kedapatan menggunakan ECU dengan software yang tidak dihomologasi oleh Magneti Marelli.
Baca : Marc Marquez Melejit
Berdasarkan aturan elektronik kontrol MotoGP, semua tim harus menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang disediakan oleh Magneti Marelli sebagai pemasok tunggal. Dan pemeriksaan rutin selalu dilakukan untuk memastikan bahwa mereka hanya menggunakan apa yang telah dihomologasi.
Apakah tim Trackhouse melakukan kecurangan? Untuk menjawabnya, mari kita runut kejadiannya. Awalnya Ogura jatuh di hari Sabtu dan memaksanya ganti motor untuk balap Minggu.
Motor pengganti lalu dipasangi ECU cadangan. Spare ECU ini mereka memiliki beberapa unit dan sudah di install dengan software yang diberikan oleh Magneti Marelli pada pertengahan tahun lalu, saat Latihan pra musim.
Di sini salahnya. Karena software yang diinstall itu adalah perangkat lunak yang belum dihomologasi dan baru akan disahkan pada pertengahan 2025. Sehingga, Aprilia yang dipakai Ogura balap Minggu menggunakan software yang belum dihomologasi.
Kepala tim teknologi Aprilia, Fabiano Sterlacchini menampik ini sebuah kesengajaan. Dia menjelaskan, saat memasukkan rekam data balap hari Sabtu ke ECU baru, tidak ada peringatan ‘ketidak-cocokan’ dari system itu. Sehingga, dia menganggap tidak ada yang salah dengan ECU pengganti maupun installment data balap.
Regulasi tetap diterapkan dengan ketat. Ogura dan tim Trachouse harus menerima hukuman diskualifikasi. Ogura yang tidak memperoleh keuntungan apapun dari software itu, harus rela kehilangan delapan poin yang diperolehnya dalam balapan.