Fabio Quartararo beri kejutan sebelum dimulainya sesi Tes MotoGP Sepang 2026 di sirkuit Sepang, Malaysia (2/2).
Kontrak dengan Yamaha pembalap asal Prancis ini akan berakhir di akhir musim MotoGP 2026, untuk itu dirinya pun sudah bersiap untuk menentukan karir masa depannya di kancah balap motor prototipe tersebut.
Deadline Kontrak
Fabio Quartararo yang saat ini membela tim pabrikan Yamaha alias Monster Energy Yamaha MotoGP, sudah mulai melakukan pembicaraan dengan beberapa tim serta pabrikan lain. Artinya, tidak hanya dengan Yamaha saja.
Maksudnya, dirinya memiliki pilihan untuk terus membela Yamaha yang sudah bersamanya sejak pertama kali naik ke kelas MotoGP di 2019, atau mencoba peluang untuk kompetitif dengan pabrikan lain.
Apalagi, selama ini sudah banyak rumor kalau Fabio Quartararo akan hengkang dari Yamaha, lantaran masih belum puas dengan performa YZR-M1 meski sudah menggunakan mesin V4.
“Saya tidak bisa berbicara banyak. Tetapi satu yang bisa saya yakinkan, kalau saat ini saya belum menandatangani kontrak apapun itu,” jelas Quartararo dilansir MotoSport.id dari MotoGP.
“Tentu saja kami berbicara dengan tim-tim, Honda salah satu bagian dari itu. tetapi hari ini, tidak ada yang diputuskan,” tambah pemilik nomor start 20 itu.
Baca Juga : Ini Alasan Monster Energy Yamaha MotoGP Launching M1 V4 Untuk MotoGP 2026 di Jakarta
Berkaca kepada tim pabrikan Honda alias Honda HRC Castrol, untuk akhir musim 2026 juga memiliki situasi yang sama. Kontrak kedua pembalap mereka saat ini, Joan Mir dan Luca Marini juga habis.
Menariknya, Honda dan Luca Marini serta Joan Mir juga belum ada pembicaraan apakah akan memperpanjang kerjasama mereka atau menyudahi. Namun rumor yang beredar di lingkungan MotoGP, kabarnya pabrikan logo Sayap Tunggal itu hanya akan mempertahankan salah satu dari mereka.
Dengan begitu, peluang untuk Quartararo bergabung dengan pabrikan Jepang yang merupakan rival terdekat Honda pun terbuka lebar. Apalagi, juara dunia MotoGP 2021 ini juga belum menentukan batas waktu untuk menetapkan kontraknya.
“Tidak ada batas waktu, tentunya kami harus mempertimbangkan segala pilihan. Jadi, belum ada deadline di kepala saya,” pungkas Quartararo.
Foto : Eka