Veda Ega Pratama berhasil menunjukan performanya di sesi Latihan Bebas 1 alias FP1 Moto3 Brasil 2026 di sirkuit Aryton Senna (20/3).
Pembalap muda asal Gunung Kidul ini mampu memperlihatkan kemampuannya untuk menaklukkan sirkuit baru di kalender MotoGP 2026 ini.
Padahal, sirkuit ini pun tergolong baru untuk Veda Ega Pratama lantaran menjadi sirkuit perdana setelah lebih dari 30 dekade MotoGP dipentas di Negeri Samba ini.
Dengan sirkuit yang masih basah lantaran hujan yang terjadi sebelum sesi FP1 Moto3 dimulai, anak dari Sudarmono ini berhasil menempati posisi delapan.
Bestlap yang dicetak Veda Ega Pratama adalah 01;34.485 detik. Dirinya hanya tertinggal 1,673 detik dari Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) yang juga menjadi lawan sengitnya di ajang Red Bull Rookies Cup tahun lalu.
Namun menjadi pertanyaan, apakah di sesi Practice nanti perfroma Veda Ega yang membalap untuk tim Honda Team Asia ini akan tetap berada di 10 besar.
Sebab jika dirinya bisa menempati posisi 10 besar lagi, maka dirinya berhak lolos otomatis ke sesi Q2 Kualifikasi Moto3 Brasil 2026 tanpa harus bertarung di sesi Q1.
Baca Juga : Menggila, Kawasaki KLE500 Dijual Tak Sampai Rp 150 Juta
Mario Aji Mengkilap di FP1
Performa pembalap Indonesia lainnya juga diberikan Mario Suryo Aji atau akrab disapa Mario Aji di sesi FP1 Moto2 Brasil 2026 yang berlangsung setelah sesi Moto3.
Dengan sirkut yang masih lembab dan banyak pembalap menggunakan ban basah, Mario Aji justru tampil mengkilap.
Pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini mampu menempatkan dirinya di posisi 3 besar.
Dengan bestlap 01;30,207 pembalap Honda Team Asia ini hanya tertinggal 0,105 detik dari Alex Escrig dari KLINT Racing Team.
MotoSport.id berharap semoga performa ini juga bisa bertahan di sesi Practice yang pentas Sabtu dini hari Waktu Indonesia Barat (WIB). Sehingga, lolos otomatis di sesi Kualifikasi Moto2 Brasil 2026.
Hasil FP1 Moto3 Brasil 2026

Hasil FP1 Moto2 Brasil 2026


