Hasil MotoGP Italia 2026 berhasil menjadi milik Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing usai menuntaskan 23 putaran di sirkuit Mugello (31/5).
Suhu udara yang panas membuat para pembalap bisa tampil maksimal menaklukkan sirkuit dengan 15 tikungan tersebut. Namun, tentunya butuh strategi yang tepat untuk bisa menjadi juara di depan 178.723 penonton yang datang ke sirkuit.
Bicara ban Michelin, para pembalap kini sepakat untuk menggunakan ban kompon Medium untuk depan-belakang. Dengan begitu, bisa dibilang strategi yang ditempuh pun sama. Tak ada yang mengandalkan ban kompon soft untuk melaju cepat di lap awal, atau ban hard untuk bisa bertahan di lap akhir.
Selepas lampu start padam, Marco Bezzecchi yang start dari posisi terdepan melakukan start yang bagus, sehingga dirinya mampu memimpin jalannya lomba setelah keluar pertama kali dari Tikungan 1.
Jorge Martin rekan setimnya mengikuti di posisi kedua. Namun posisi tersebut belum tentu aman lantaran Pecco Bagnaia yang start dari posisi 6 mampu mrangsek ke posisi tiga diikuti Marc Marquez di posisi empat.
Ducati VS Aprilia
Menjadi menarik, posisi mulai berubah ketika memasuki lap kedua, lantaran Jorge Martin melebar di Tikungan 1 dan membuat Bagnaia naik ke posisi dua untuk bersaing dengan Marco Bezzecchi.
Memasuki lap ketiga, Bagnaia berhasil mengambil alih posisi terdepan dari Bezzecchi melalui slip streaming di trek lurus dan hard braking di Tikungan 1 sirkuit Mugello. Sementara itu, posisi empat Marquez pun terancam setelah Pedro Acosta mulai mendekatinya.
Berkali-kali, Acosta coba menusuk Marquez dari dalam tikungan ataupun di trek lurus. Namun Sang Juara Dunia sembilan kali itu mampu bertahan dari setiap serangan.
Hingga lap keenam, Bagnaia dan Bezzecchi yang merupakan rekan di VR46 Riders Academy terus bermain di baris terdepan. Kondisi ini membuat jarak dengan Jorge Martin menjadi 0,8 detik. Sedangkan untuk jarak Martin dan Marquez di posisi empat menjadi 1,6 detik.
Meski Acosta sempat mengambil alih posisi Marquez di Tikungan terakhir, namun akselerasi Ducati yang luar biasa membuat posisi empat berhasil diambil alih lagi di Tikungan 1. Kondisi yang sama juga terjadi di lap kedelapan. Seakan sulit untuk mengambil alih Ducati ketika ada trek lurus yang panjang.
Lap sembilan, jarak Bagnaia dengan Bezzecchi mulai menyentuh 0,4 detik dan jarak Bezzecchi dengan Martin sentuh 1 detik. Sementara itu, jarak Martin dengan Marquez bermain di 3,1 detik.
Hingga lap 11, pertarungan antara Bagnaia dan Bezzcchi tergolong alot. Seolah keduanya tengah berlatih di akademi milik Valentino Rossi. Namun keduanya musti waspada lantaran Jorge martin mulia mendekat dengan selisih 0,7 detik. Artinya, mampu memangkas 0,3 detik.
Kebangkitan Bezzecchi
Memasuki lap 14, melalui slip streaming yang apik di trek lurus, akhirnya Bezzecchi mampu mengambil alih posisi terdepan di Tikungan 1. Itu karena Bagnaia melebar akibat pengereman keras yang dilakukan.
Menjadi menarik, Bezz pun langsung membuat jarak 0,9 detik dengan Bagnaia di posisi kedua. Hal ini dikuti jarak yang juga semakin dekat dengan Martin, hanya 0,3 detik.
Lap 16, akhirnya giliran Martin yang mampu mengambil alih posisi Bagnaia di Tikungan 1 dengan pengereman keras sehingga membuat Bagnaia melebar. Sementara itu, jarak antara Bezz dengan Martin sudah sentuh 1,4 detik. Pada lap yang sama, Acosta akhirnya berhasil mengambil alih posisi empat dari Marquez di Tikungan 1.
Baca Juga : Veda Ega Pratama ke-8 di Hasil Moto3 Italia 2026 Selisih Finish Cuma 1 Detik
Memasuki lap 18, seolah ada sedikit masalah dengan Pecco Bagania dan Ducati GP26 miliknya. Pasalnya, jarak antara Martin dengan dirinya sudah mencapai 1,5 detik. Sedangkan jarak Bagnaia dengan Acosta yang sebelumnya bermain di 4 detik kini menjadi 3,6 detik.
Tak kalah seru persaingan di grup kedua yang menghadirkan Acosta, Marquez, Ai Ogura dan Fabio Di Giannantonio. Itu karena akhirnya persaingan ini membuat Marquez turun ke posisi 7.
Bahkan di empat lap terakhir, Ai Ogura pun akhirnya mampu merangsek ke posisi empat usai mengambil alih posisi Acosta ketika ingin keluar dai Tikungan 1 yang terkenal dengan sebutan Sandrenato. Sementara itu, Bezzecchi melaju asyik sendirian di depan dengan jarak 2,6 detik dari Martin.
Aprilia Cetak Sejarah Baru
Tiga lap terakhir, jarak Ai Ogura dengan Bagnaia semakin dekat, hanya bermain di 2,1 detik. Hal ini tentu cukup berbahaya bagi pembalap Ducati Lenovo itu untuk mempertahankan posisi ketiga. Namun bagi Ai Ogura, ini menjadi menarik lantaran bisa membuat Aprilia menguasai podium di sirkuit Mugello.
Memasuki lap terakhir, jarak antara Bagnaia dengan Ogura pun semakin dekat. Hanya bermain di 0,9 detik saja. Bahkan ketika memasuki Tikungan 3, jarak sudah turun menjadi 0,6 detik. Seolah hanya tinggal menunggu kapan pembalap Jepang itu melewati Bagnaia.
Ai Ogura sempat mengambil alih posisi sebelum memasuki Tikungan 15 alias tikungan terakhir, namun berkat akselerasi Ducati GP26 yang lebih baik, akhirnya Bagnaia berhasil mengambil alih lagi posisi ketiga di trek lurus dan menyentuh garis finish lebih dulu dari Ogura.
Akhirnya, MotoGP Italia 2026 berhasil dimenangkan Marco Bezzecchi yang belum pernah merasakan podium di sirkuit Mugello sepanjang karirnya di kelas MotoGP. Begitu juga dengan Aprilia, yang belum pernah merasakan podium di sirkuit ini sepanjang gelaran MotoGP.
Lagi-lagi, Aprilia mampu membuat sejarah baru di MotoGP berkat penampilan para pembalapnya. Menurut MotoSport.id, kondisi ini bisa menjadikan pabrikan motor asal Noale, Italia ini berbahaya di MotoGP 2026.
Foto : Michelin Motorsport
Hasil MotoGP Italia 2026 (31/5):
