Wahyu Nugroho berhasil keluar sebagai pemenang di Race 1 Supersport 600 ajang Asia Road Racing Championship alias ARRC Indonesia 2026 yang berlangsung di sirkuit Mandalika (8/8). Ia mampu menyelesaikan 12 putaran dengan menyentuh garis finish di posisi pertama.
Start dari posisi ketiga di sirkuit Mandalika, tak membuat Wahyu Nugroho gentar untuk melesat ke depan. Dengan start yang sempurna, pemilik nomor start 89 ini langsung masuk ke posisi dua selepas Tikungan 1.
Pembalap Yamaha Racing Indonesia tersebut pun meladeni Herjun Atna Firdaus dari Astra Honda Racing Team (AHRT) yang mampu memimpin jalannya lomba. Meski begitu, tak ada jarak berarti bagi kedua pembalap Indonesia yang membela merek berbeda itu. Artinya, pertarungan rapat kerap terjadi.
Tak butuh waktu lama bagi Wahyu untuk mengambil alih posisi terdepan dari Herjun. Pasalnya menjelang Tikungan 10, dirinya berhasil mengovertake dari sisi luar dengan kecepatan yang lebih cepat sebelum menutup racing line lawannya.
Selepas itu, Wahyu Nugroho pun melesat memimpin jalannya lomba dan mencoba membuat jarak. Pasalnya, Anupab Sarmoon pembalap Yamaha Thailand Racing Team asal Thailand pun seakan tidak ingin membiarkan Wahyu menang di home race. Anupab juga mengambil alih posisi kedua dari Herjun di Tikungan 1 di lap berikutnya.
Bahkan, Anupap juga terus menempel ketat Wahyu dan beberapa kali ingin mencoba mengambil alih posisi di Tikungan. Jarak keduanya tidak pernah lebih dari 0,3 detik sepanjang balapan.
Menariknya, pembalap binaan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) ini mampu menjaga posisi dan racing line dengan rapi. Sehingga, tak ada celah bagi Anupab untuk masuk dan mengambil alih posisi.
Baca Juga : Tiga Pembalap Indonesia Sapu Bersih Hasil Race 1 UB150 ARRC Indonesia 2026
Setidaknya, lima pembalap berada di grup terdepan bertarung ketat untuk perebutan podium, yaitu; Wahyu Nugroho, Anupab Sarmoon, Herjun Atna Firdaus, Kasma Daniel (Hong Leong Yamaha Racing) dan Thanat Laoongplio (Honda Racing Thailand).
Sayang bagi Herjun, lantaran dirinya yang mampu balik ke posisi ketiga harus terjatuh terjatuh di Tikungan 1 akibat low side atau kehilangan cengkraman ban depan. Pemilik nomor start 46 ini terjatuh di dua lap terakhir. Peluang untuk podium pun kandas.
Berbeda dengan Wahyu Nugroho, adik dari freestyler Wawan Tembong ini justru konsisten untuk selalu berada di depan tanpa ada lawan yang berhasil mengambil alih posisi.
Meskipun di dua lap terakhir terus ditekan Anupap dari berbagai arah, namun tetap berhasil menjaga posisi terdepan. Malah, pembalap Thailand itu yang akhirnya terjatuh di Tikungan 13 akibat kehilangan cengkraman ban depan.

Lap terakhir pun tak kalah seru lantaran Wahyu juga kembali mendapatkan tekanan keras dari Thana dan Kasma. Namun, lagi-lagi fokus dan strategi Wahyu berjalan mulus untuk membawanya menyentuh garis finish di posisi pertama. Ia pun finish di depan dua pembalap dari Malaysia dan Thailand.
Ini menjadi kemenangan pertama bagi Wahyu Nugroho di kelas Supersport 600 dan menariknya, kemenangan ini diraih di rumah sendiri. Ya, di Indonesia di sirkuit Mandalika.
Maka itu, tangis dan air mata bahagia pun tak tertahankan oleh Wahyu ketika sampai di parc ferme. Riuh suara kemenangan dari pendukung dan Yamaha Racing Indonesia turut menggema mengiringi kemenangan pemacu Yamaha YZF-R6 itu.
“Alhamdulillah Allah telah memberikan ini (kemenangan; red) dan juga tim yang sudah bekerja sangat keras dan melakukan semaksimal mungkin untuk ini,” bilang Wahyu dilansir MotoSport.id dari parc ferma sirkuit Mandalika.
“Balapan kali ini saya melakukan start yang bagus dan mampu mengovertake Herjun untuk langsung memimpin di depan. Saya terus mencoba untuk konsisten dengan kecepatan balap saya dan Alhamdulillah mendapatkan kemenangan pertama saya,” tambah Wahyu yang tak bisa menutupi kegembiraannya.
Selamat Wahyu, gaspol race 2!

Hasil Race 1 SS600 ARRC Indonesia 2026 (8/8):
