M Kiandra Ramadhipa menjalani balap Moto3 Junior Misano 2026 dari pole position di sirkuit Misano Marco Simoncelli, Italia (18/10). Pembalap bernomor start 32 ini memiliki peluang untuk podium baik itu di Race 1 atau Race 2 yang berlangsung pagi dan sore hari waktu setempat.
Dari jalannya Race 1, Kiandra Ramadhipa mampu melakukan start yang baik setelah lampu start padam di sirkuit Misano. Namun sayangnya pembalap G Pugliese juga mampu melesat lebih cepat sehingga masuk pertama di Tikungan 1.
Meski begitu, Kiandra Ramadhipa mampu berada tepat di belakangnya untuk terus bertarung memperebutkan juara di 16 lap. Bahkan, dirinya sempat mengambil alih posisi pertama di Tikungan terakhir di lap pertama. Sayangnya, pembalap bernomor start 31 kembali mengambil alih di Tikungan 1 di lap kedua.
Posisinya turun ke urutan 3 setelah F Burjosa mengambil alih di Tikungan 6. Tidak hanya itu saja, memasuki lap ketiga, posisi pembalap asal Sleman, Yogyakarta ini kembali turun ke posisi empat setelah Y Karpushin mengambil alih.
Tak ingin terjebak dengan pertarungan di lima besar, pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini terus mempercepat laju kendaraannya hingga jarak dengan tiga pembalap di depan tidak jauh. Sementara itu, Burjosa memimpin jalannya lomba hingga lima lap berjalan.
Memasuki lap keenam, Ramadhipa berhasil naik ke posisi 3 setelah mengovertake Pugliese. Jarak dengan pembalap kedua dan pertama juga masih rapat. Sehingga peluang podium tetap terjaga. Bahkan, beberapa kali dirinya sempat menekan Karpushin yang berada di posisi dua.
Maka itu, di lap delapan akhirnya Ramadhipa berhasil naik ke posisi dua dan bertarung mengejar Burjosa di posisi terdepan. Tetapi di lap sembilan, Pugliese kembali ambil posisi kedua. Bahkan di lap 10 di Tikungan 1, Karpushin yang mengambil sisi dalam membuat Ramadhipa sedikit keluar sehingga posisinya diambil alih K Singhapong yang merupakan rekan setimnya dan turun ke posisi 5.
Baca Juga : Kiandra Ramadhipa dan Marc Marquez Punya Kesamaan, Suka Tikungan ke Kiri Ini Alasannya
Long Lap Penalty Tak Dilakukan
Kondisi yang saling bertarung ketat ini, membuat Burjosa mampu membuat jarak dengan empat pembalap di belakangnya. Sementara itu, ketatnya pertarungan juga membuat beberapa pembalap terkena sanksi long lap penalty akibat kerap kali keluar jalur di tikungan.
Memasuki lap 12, Ramadhipa mampu naik ke posisi empat. Naik ke posisi tiga setelah Pugliese harus menjalani long lap penalty akibat track limit.
Begitu juga dengan Singhapong, yang harus menjalani long lap penalty. Itu artinya, posisi Ramadhipa tergolong aman untuk bisa berada di podium. Pembalap Indonesia ini tak berpuas diri untuk berada di posisi tiga. Untuk itu dirinya terus bertarung dengan Karpushin di posisi kedua.
Sayangnya di lap 14, Ramadhipa juga terkena long lap penalty setelah keluar jalur. Sayangnya, pembalap berusia 16 tahun ini tak menjalani sanksi tersebut hingga bendera finish berkibar. Meski berhasil naik ke posisi ketiga, namun dengan long lap penalty yang tidak dijalaninya, akhirnya harus membuat dirinya terkena sanksi penalti 6 detik tambahan.
Meski Ramadhipa finish di posisi ke-3, namun karena penalti 6 detik ini maka posisinya harus turun ke posisi 10. Seandainya dirinya menjalani sanksi tersebut, bisa saja podium ketiga masih di tangan ataupun finish di posisi lima besar. Pasalnya, Singhapong berhasil finish di posisi empat.
