Veda Ega Pratama menjalani debut balapnya di kancah Moto3 World Championship dengan start dari posisi 5 di Moto3 Thailand 2026 yang berlangsung di sirkuit Buriram (1/3).
Start dari baris kedua itu, membuat pembalap Honda Team Asia ini memiliki peluang besar untuk meraih podium pertamanya di Moto3. Jika ini terwujud, maka dirinya bisa menyamai prestasi dari Romano Fenati, Can Oncu, Artigas dan Pedro Acosta.
Apalagi, dari debutnya ini, Veda Ega Pratama berhasil menjadi pembalap yang start lebih baik ketimbang para pesaingnya yang juga berasal dari Red Bull Rookies Cup tahun lalu, seperti Brian Uriarte dan Hakim Danish.
Suhu udara 33 derajat Celcius dan suhu aspal 49 derajat Celcius membuat pembalap harus atur ritme balap agar tak cepat dehidrasi dan kehilangan tenaga. Selepas start, Veda Eda mampu mempertahankan posisinya selepas Tikungan 1.
Tikungan Terakhir
Sayang memasuki Tikungan 3, dirinya harus turun satu posisi akibat diovertake David Munoz. Meski begitu, memasuki lap ketiga, Veda pun mencoba mengambil alih posisi kelima dan memperkecil jarak dengan posisi empat.
Sementara itu memasuki lap empat, David Almansa berhasil memimpin jalannya lomba diikuti Maximo Quiles. Jarak Veda dengan Alvaro Carpe pun makin dekat, hanya 0,395 detik saja.
Tiap lap, pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini terus melakukan bestlap terbaik sehingga membuatnya terus mendekat dengan empat pembalap di depannya.
Apalagi, komentator pun terus menyebut nama Veda Ega Pratama dan juga Indonesia, seolah ini menjadi prestasi membanggakan bagi Tanah Air.
Kesalahan yang dilakukan Carpe di Tikungan Akhir lap enam membuat Veda mampu mengambil alih posisi empat dari Carpe. Bahkan di lap berikutnya, Veda pung mengambil alih posisi ketiga dari Adrian Fernandez lewat hard braking di Tikungan 10.
Memasuki lap delapan, jarak Veda dengan Quiles di posisi kedua berkisar 1,734 detik. Butuh usaha keras bagi anak dari Sudarmono ini untuk bisa mengejar keduanya demi meraih podium yang lebih tinggi.
Sayang di lap 9 dari 19 lap yang harus dilalui, jarak antara Veda dan Quiles semakin jauh, berkisar 2,3 detik. Seolah, Quiles dan Almansa sulit untuk dikejar pembalap di belakangnya.
Apalagi di lap 10 ini juga seolah membentuk 3 grup dengan 2 pembalap saling bertarung. Almansa dan Quiles di grup pertama,
Lap 11, Veda Ega diberikan peringatan Track Limit oleh juri lomba, sehingga ini membuatnya harus berhati-hati agar tidak diberikan sanksi long lap penalty. Tentunya juga, ini bisa mempengaruhi gaya balapnya.
Memasuki lap 12, Veda melakukan kesalahan dengan melebar di Tikungan 5, sehingga membuatnya turun ke posisi 5. Sementara itu, di posisi terdepan Quiles berhasil ambil alih posisi terdepan dari Almansa.
Baca Juga : Veda Ega Pratama Curi Perhatian di FP1 Moto3 Thailand 2026
Kesempatan untuk kembali meraih podium muncul bagi Veda di lap ke-15 ketika dirinya mampu menaiki posisi 4 dan melewati dua pembalap KTM untuk bersaing merebut posisi 3 dari Fernandez.
Pertarungan keempat pembalap ini pun sangat ketat, sehingga kerap kali saling silih berganti posisi. Menarik bagi Veda, apalagi tiga pembalap saingannya ini juga memiliki jam terbang lebih, sehingga dirinya bisa menjadikan ini sebagai pembelajaran.
Hingga lap terakhir, persaingan untuk perebutan podium tiga ini berlangsung sangat ketat. Beberapa kali Veda harus merasakan overtake agresif dari Adrian Fernandez yang merupakan adik dari pembalap MotoGP Raul Fernandez (Trackhouse Racing).
Meski begitu di putaran terakhir dan di Tikungan terakhir, anak Gunungkidul, Yogyakarta ini pun mengambil alih posisi 5 dari Adrian untuk meraih prestasi 5 besar pertamanya di debut Moto3.
Veda Ega finish ke-5 di Moto3 Thailand 2026 yang menjadi balapan pertamanya untuk menuju kancah MotoGP.
MotoSport.id pun ikut bangga!
Hasil Moto3 Thailand 2026 (1/3):

