Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 memasuki putaran keempat di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, pada 7–9 Agustus. Lima kelas akan dilombakan: Asia Superbike 1000cc (ASB1000), SuperSports 600cc (SS600), Asia Production 250cc (AP250), Underbone 150cc (UB150), serta TVS Racing International Championship. Tiga kategori utama menjanjikan pertarungan ketat, sebab setiap kesalahan kecil dapat mengubah posisi klasemen.
Baca : Pembalap Indonesia Bersinar

Persaingan kelas SS600 sangat rapat. Kasma Daniel mengoleksi 102 poin, hanya unggul atas Thanat Laoongplio 96 dan Anupab Sarmoon 93; Herjun Atna Firdaus berada di posisi keempat dengan 67 poin, disusul Helmi Azman 66.

Kelas AP250 juga menyimpan peluang besar bagi Indonesia. Krittapat Keankum memimpin dengan 112 poin, sementara Hiroki Ono 83, Rheza Danica Ahrens 82, Candra Hermawan 68, dan Panjaruch Chitwirulchat 62. Pada UB150, Merah Putih bahkan menguasai lima besar melalui Husni Zainul Fuadzy 107 poin, Rendi Odding dan Dimas Juli Atmoko masing-masing 69, M. Syirat Sauki 65, serta Gupita Kresna 54.
Baca : Honda Optimistis di ARRC Mandalika

Dengan 3 seri tersisa yakni Mandalika, Sepang, dan Buriram, perburuan gelar belum selesai. Rheza dan Candra berpeluang memangkas jarak di AP250, sedangkan Herjun masih dapat menyerang papan atas SS600. UB150 pun menjanjikan duel antarpembalap Indonesia yang meriah.

Balap di Mandalika memberi keuntungan penting bagi pembalap nasional. Karena mereka punya pengalaman panjang di sirkuit ini. Sehingga banyak membantu dalam memahami racing line, karakter tikungan cepat, titik pengereman, perubahan grip, temperatur aspal, dan cuaca tropis. Begitupun dukungan penonton Indonesia juga dapat meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri. Mandalika bukan sekadar seri kandang, melainkan kesempatan mengubah peta perebutan gelar Asia.

Simak peta persaingan lima besar setiap kelas dan peluang pembalap Merah Putih pada ARRC Mandalika, 7–9 Agustus 2026!
