Hasil MotoGP Aragon 2026 berhasil menempatkan Marc Marquez sebagai juara usai menempuh 23 lap di sirkuit Motorland Aragon, Spanyol (30/8).
Dengan suhu udara yang 31 derajat Celcius dan suhu aspal 51 derajat Celcius, semua pembalap pun dipaksa untuk menggunakan ban Michelin dengan kompon seragam, yaitu Medium untuk depan-belakang. Ini jelas berbeda dengan sesi Sprint Race yang tak sedikit menggunakan ban kompon Soft untuk belakang.
Selain jumlah putaran yang jelas dua kali dari Sprint Race, Michelin yang menjadi pemasok ban tunggal di MotoGP pun hanya menyediakan pilihan ban kompon Soft dan Medium di Aragon ini. Dan, semuanya asimetris dengan kompon lebih keras di sisi kiri. Soalnya, jumlah tikungan di sirkuit tersebut 10 kiri dan 7 kanan.
Dengan kondisi ban seragam, kini tinggal melihat siapa pembalap yang mampu menjaga kekuatan atau daya tahan ban lebih baik untuk dipakai kebut hingga bendera finish dikibarkan. Pasalnya jika tak mampu menjaga, pastinya kecepatan balap akan berkurang di akhir-akhir balapan.
Sebelum balapan dimulai, Raul Fernandez justru lebih percaya diri untuk menggunakan ban kompon Medium di belakang Aprilia RS-GP besutannya. Apalagi, di sesi warm-up Minggu pagi, dirinya kembali menemukan seting yang bisa dipakai di sesi balapan utama.
Baca Juga : Marc Marquez Kasih Paham Bezzecchi di Hasil Sprint Race MotoGP Aragon 2026
Bezzecchi Tantang Raja Aragon
Bisa dibilang kalau sirkuit Aragon ini merupakan home race Marc Marquez. Itu karena jarak rumah orang tuanya hanya beberapa puluh kilometer saja dari sirkuit yang memiliki panjang keseluruhan 5,34 km ini. Maka itu, bisa dikatakan juga kalau trek ini teritori Marquez bersaudara (Marc dan Alex Marquez).
Selain dari rekor yang dicipta di Aragon, memang sulit untuk mengalahkan Marquez yang sering kali menang di sirkuit anti-clockwise seperti Aragon ini. Buktinya, Marquez menang 36 kali di sirkuit anti-clockwise dari sepanjang 59 penampilannya berlaga di sirkuit model itu.
Menjadi pertanyaan, bisakah Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) menjadi pembalap yang mengalahkan dominasi Marc Marquez dan juga Ducati yang sejak empat tahun lalu menjadi juara di MotoGP Aragon.
Selepas lampu start padam, Marco Bezzecchi yang start dari posisi terdepan mampu menjaga posisinya selepas Tikungan 2, meski di Tikungan 1 sempat diambil alih Marc Marquez. Jorge Martin mampu mengambil alih posisi kedua dari Marquez untuk membuntuti rekan setimnya, Bezzecchi.
Tapi di Tikungan 14, Marquez berhasil ambil alih posisi kedua dari Martin dengan overtake yang cukup agresif di tikungan ke kiri tersebut. Dengan begitu, dirinya mencoba mengejar Bezzecchi. Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) memanfaatkan celah terbuka dari manuver Marc atas Martin dan menempati posisi ketiga.
Hingga lap keempat, murid Valentino Rossi alias Bezzecchi mampu membuat jarak hingga 0,7 detik dari Marquez dan juga Acosta di posisi kedua dan ketiga. Namun menjadi pertanyaan, sampai lap berapa Bezz mampu mempertahankan posisi itu dari Raja Aragon? Apalagi, bestlap yang dicetak Bezzecchi dan Marquez pun relatif sama.

Serangan Marc Marquez
Namun memasuki lap keenam, Marquez mulai mendekat lantaran dirinya mampu mencetak bestlap 0,4 detik lebih cepat dari Bezzecchi. Akhirnya di Tikungan 15 Marquez berhasil ambil posisi terdepan dari Bezzecchi. Bahkan di Tikungan 16, Acosta juga berhasil merebut posisi kedua dari pembalap Aprilia Racing itu.
Menjadi menarik, Acosta kini justru menekan Marquez. Dengan begitu, selain Aprilia, KTM juga berpeluang menjadi pemenang di MotoGP Aragon 2026 ini. Lap delapan, Alex Marquez mulai mendekati Bezzecchi. Sehingga untuk grup terdepan, bisa saja memunculkan empat pembalap yang berebut juara.
Berlanjut hingga lap 10, jarak antara Marquez dengan Acosta tak pernah lebih dari 0,3 detik. Dengan begitu persaingan keduanya terus berlangsung. Bahkan, keduanya mencetak bestlap yang sama di lap tersebut.
Namun, terkadang Acosta yang terus membuntuti, sesekali menjaga jarak. Pasalnya jika terus berada dekat di belakang, maka tekanan ban menjadi naik akibat suhu panas yang timbul di ban depan. Dengan strategi ini, suhu ban menjadi lebih stabil.
Hingga lap 14, Marquez mulaI mencipta jarak dari Acosta dengan 0,7 detik. Bahkan hingga lap 16, jarak keduanya sudah sentuh 1,4 detik. Dengan kondisi ini, Marquez pun punya peluang untuk mempertahankan gelarnya sebagai Raja Aragon dengan 8 kemenangan sepanjang karirnya balap di MotoGP.
Memasuki lima lap terakhir, Sang Juara Dunia sembilan kali itu masih tak terkejar oleh dua pembalap di belakangnya. Bahkan, jarak kembali melebar dengan 1,8 detik. Posisi ini terus bertahan hingga bendera finish dikibarkan. Marc Marquez menjadi juara MotoGP Aragon 2026.
Hasil MotoGP Aragon 2026 (30/8) :
