Subscribe
motosport
  • Home
  • News
  • Result
  • Modified
  • Figure
  • New Ride
  • Style
  • Shop
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Result
  • Modified
  • Figure
  • New Ride
  • Style
  • Shop
No Result
View All Result
motosport

NASIB PECO DI TANGAN MEKANIK

Yoni Sutoyo Motosport Id by Yoni Sutoyo Motosport Id
August 20, 2026
in MotoGP
306 16
0
Home News MotoGP
1k
SHARES
5.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Juara dunia MotoGP dua kali, Pecco Bagnaia, benar-benar dalam masa terburuk di Ducati. Bayangkan. Pecco  yang juara dunia 2 kali dan pernah juara di Silverstone, sama sekali tak berkutik di MotoGP Inggris belum lama ini. Di Sprint Race tercecer di urutan 17 dan saat balap jatuh di lap-7.  Posisi klasemen pun juga tersungkur di posisi 8.

Baca : Ducati Tersingkir dari Podium

Pecco mengeluh ada perubahan pada kubunya dan merasa aneh saja. Meskipun sama-sama memacu Ducati GP26 sama dengan Alex Marques dan Fabio Di Giannantonio, mengapa grip roda belakang mereka lebih melekat ke aspal dibanding motornya.

“Saya sudah mengubah semuanya hampir semua setting motor termasuk suspensi dan elektronik,” katanya. Dulu, masalah tahun 2025  adalah bagian depan motor sulit “dipegang”, kali ini, masalahnya adalah kurangnya cengkeraman ban belakang.  Dia curiga, langkah pabrikan melakukan perubahan kecil pada distribusi bobot motor namun punya efek mengubah karakter motor secara keseluruhan. Ini membuat Peco kesulitan.

Beberapa kalangan mengaitkan masalah sektor depan motor pada tahun lalu memaksa kedua lengan Peco bekerja lebih keras mengendalikan motor. Hingga diduga, jadi penyebab pembalap Ducati Lenovo ini menjalani operasi arm pump saat libur musim panas MotoGP. Tindakan medis berupa endoscopic fasciotomy ini dilakukan pada lengan bawah kanan di Klinik Ortopedi Policlinico di Modena, Italia pada 15 Juli 2026. Persis setelah GP Jerman.

Baca : Operasi Lengan Kanan Peco

Sampai musim kompetisi berjalan setengah, Peco masih kesulitan mengendalikan roda belakang. Maka dia terang-terangan bilang pada mekanik Ducati Lenovo untuk mencontoh plek-ketiplek setting motornya dengan motor Marc Marques. Agar performa motornya sama.  Wajar Peco berharap begitu, karena Ducati telah mengumumkan menghentikan pengembangan pada motor GP26 untuk fokus ke regulasi baru 2027.

Jadi, kunci kebangkitan Pecco di 10 seri terakhir sepenuhnya berada di tangan para mekaniknya untuk menemukan set up elektronik dan suspensi yang tepat demi mengembalikan performa Peco.

Share408Tweet255Pin92Scan
Previous Post

RIP BENNY ‘BAONK’ PRIA NURSANDI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

motosport

© 2024 Motosport.id

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Result
  • Modified
  • Figure
  • New Ride
  • Style
  • Shop

© 2024 Motosport.id