Kabar mengejutkan datang dari Veda Ega Pratama di ajang Moto3 Ceko 2026. Pembalap Indonesia yang baru pertama kali berlaga di kancah balap Moto3 World Grand Prix ini kena sanksi penalti di sesi Kualifikasi.
Remaja 17 tahun asal Gunungkidul, Yogyakarta ini harus menelan pil pahit, lantaran posisi start harus mundur dari hasil yang sebelumnya digapai disaat sesi Kualifikasi.
Yap! Veda Ega Pratama yang sebelumnya berhasil menduduki posisi 8 untuk memulai balapan Moto3 Ceko 2026, kini harus berada di posisi 20 setelah Steward alias Juri Lomba memberinya penalti mundur 12 posisi.
Penalti yang diberikan kepada Veda Ega Pratama, terkait dengan aksi berkendara pelan alias slow riding di trek ketika sesi Kualifikasi berlangsung. Dengan begitu, aksi ini dinilai bisa merugikan pembalap lain.
Sebenarnya, tidak hanya Veda Ega saja yang menerima sanksi penalti mundur 12 posisi ini. Ada beberapa pembalap lain seperti; Rico Salmela (27), Guido Pini (94), dan Hakim Danish (13). Sementara itu, ada dua pembalap lainnya yang dikenakan Long Lap Penalty.
Penalti Kedua
Berkaitan dengan penalti slow riding ini, menjadi kedua kalinya Veda Ega mengalami sanksi akibat aksi yang sama. Sanksi sebelumnya didapat di Moto3 Hungaria 2026 yang membuatnya menjalani Long Lap Penalty, sehingga posisinya mundur banyak.
Untuk itu, Hiroshi Ayoyama selaku tim manajer Honda Team Asia (HTA) buka suara. “Sayangnya, dia mendapat penalti lagi karena berkendara terlalu lambat. Ini adalah sesuatu yang perlu kita perbaiki karena kesalahan-kesalahan ini mempengaruhi hasil akhir dan menciptakan situasi sulit yang tidak perlu bagi balapan.”
Baca Juga : Kejutan Detik Terakhir Veda Ega Pratama di Hasil Kualifikasi Moto3 Ceko 2026
Begitu juga Veda Ega Pratama yang sejatinya menyesali adanya sanksi ini. Ia pun berjanji akan memperbaiki tentang hal ini di masa depan.
“Catatan waktu putaran dan posisi P8 adalah hal positif, tetapi saya melakukan kesalahan dengan berkendara terlalu lambat dan saya menerima penalti lagi. Ini adalah sesuatu yang perlu saya pelajari karena hal ini membuat pekerjaan kami jauh lebih sulit besok,” aku Veda dilansir MotoSport.id dari rilis resmi HTA.
Dengan begitu, Veda butuh ekstra konsentrasi untuk bisa tampil baik disaat balapan berlangsung. Setidaknya, pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini harus fokus lebih untuk bisa tampil start apik dan melesat ke depan untuk memperbaiki posisi.
“Mulai dari posisi yang lebih belakang berarti balapan akan lebih menantang, tetapi saya tahu saya memiliki kecepatan yang bagus. Saya akan tetap fokus, melakukan start yang baik, dan berjuang semaksimal mungkin untuk merebut kembali posisi,” janji pemuda murah senyum itu.
Semangat!
