Veda Ega Pratama gagal lolos ke Q2 otomatis setelah dirinya hanya berada di posisi 20 ketika menjalani sesi Practice Moto3 Aragon 2026 di sirkuit Aragon, Spanyol (29/8). Pembalap Honda Team Asia ini terlihat kesulitan untuk menaklukkan sirkuit yang berada tak jauh dari rumah Marc Marquez.
Sejak sesi Latihan Bebas alias Free Practice 1 (FP1) Moto3 Aragon 2026, Veda Ega nampak sulit untuk menembus posisi 10 besar. Hal itu terlihat dari posisinya yang juga hanya berada di peringkat 20 dari 26 pembalap.
Catatan waktu terbaiknya di sesi FP1 hanya 02;00,230 detik. Meskipun bestlap itu dipertajam di sesi Practice dengan mencetak 01;58,660 detik, namun waktu terbaik itu tetap membuatnya menghuni posisi 20.
Veda Tetap Percaya Diri
Dengan tidak tembus ke 14 besar di sesi Practice Moto3 Aragon 2026, ini membuat Veda Ega tak lolos otomatis ke sesi Q2 Kualifikasi. Artinya, pembalap muda Indonesia 17 tahun ini harus berjuang dari sesi Q1 untuk bisa memperebutkan posisi start terbaiknya.
“Hari ini tidak begitu baik, karena saya tidak bisa langsung masuk ke Q2. Saya melakukan beberapa kesalahan selama latihan, dan itu membuat segalanya lebih sulit. Yang penting adalah saya masih memiliki kepercayaan diri yang baik pada diri saya sendiri dan pada motor,” ujar pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta ini.
Baca Juga : Tegang Detik Terakhir, Veda Ega Pratama Lolos Q2 di Hasil Practice Moto3 Italia 2026
Dirinya mengakui kalau tidak bisa menemukan momen terbaiknya untuk menyatukan semuanya. Tidak hanya itu saja, selalu ada kesalahan yang ia lakukan atau juga kesalahan dari pembalap yang berada di depannya.
Meskipun begitu, Veda Ega Pratama berkata kalau dirinya tetap percaya diri untuk bisa meraih hasil terbaik di Moto3 Aragon 2026 ini. Meski, tingkat kepercayaan diri itu belum 100%.
“Masih ada ruang untuk perbaikan, jadi mari kita lihat besok. Biasanya kami akan melakukan run yang lebih panjang di pagi hari, dan itu akan memberi kami lebih banyak informasi untuk memahami di mana kami dapat meningkatkan performa,” pungkasnya.
Semoga saja anak Sudarmono ini bisa menemukan performa ekstra dan siap untuk berjuang demi posisi terbaik di kualifikasi.